bank-resona-perdania

Bank Resona Perdania – Bank Resono Perdania merupakan sebuah lembaga keuangan dengan jenis Jasa Keuangan Perbankan dan berpusat di Jakarta. Bank Resono Perdania ini sudah berdiri sejak tahun 1958. Berawal dari sebuah komitmen untuk menciptakan kerjasama ekonomi yang baik antara Jepang dan Indonesia, maka didirikan bank ini pada tahun 1958. Banyak hal yang sudah dilalui sepanjang perjalanan Bank Resona Perdania hingga saat ini. Surabaya dan Bandung merupakan dua kota yang dipilih sebagai kantor cabang dari bank ini, dan kantor cabang ini merupakan sebuah kesuksesan yang di raih oleh Bank Resona Perdania dalam melewati perjalanan bisnis perbankan di Indonesia.

Berdasarkan pengalaman dan pembelajaran yang mereka dapatkan selama membuka bisnis perbankan ini, membuat Bank Resona Perdania menjadi terus berkembang dan maju hingga saat ini. Sebelumnya bank ini merubah namanya menjadi Daiwa Perdania Bank di tahun 1994, Bank Daiwa Perdania pada tahun 1999 dan kemudian menjadi Bank Resona Perdania di tahun 2003.

Dengan bekal sejarah yang ada tersebut serta masa yang sudah dilalui dalam memberikan kontribusi yang baik untuk kerjasama bisnis internasional Jepang dan Indonesia, Bank ini sudah mampu menopang perkembangan ekonomi yang ada di Indonesia selama 55 tahun.

Bank ini berfokus pada perusahaan-perusahaan Jepang, perusahaan join venture Jepang-Indonesia serta perusahaan lokal lainnya. Bank ini memiliki pusat pelayanan pada berbagai jenis produk layanan perbankan corporate seperti deposito, kredit, ekspor, remittance, bank garansi, dan juga jasa sewa guna usaha.

Bank ini terus berkembang dan berusaha memberikan program-program yang bermanfaat untuk dapat melayani kebutuhan nasabahnya dan juga terus mengikuti perkembangan yang ada. Perkembangan ini diwujudkan dengan beberapa tahap, dan ditahap awal adalah memindahkan Kantor Pusatnya dari Jl. Jend. Sudirman Kav. 40-41, Jakarta Pusat ke Menara Mulia di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 9-11, Jakarta Selatan.

Hal ini merupakan wujud komitemen dari Bank Resona Perdania untuk terus dapat memberikan kotribusi dalam pelayanan yang prima bagi para nasabahnya. Perpindahan ini juga menandai bahwa bank ini terus bertumbuh dan selalu melakukan penyempurnaan terhadap semua pelayanan jasa perbankan.

Arti dari “Resona Perdania”

Arti dari “Resona Perdania” Resona merupakan bahasa Latin yaitu ‘Resonus’ artinya bergaung atau bergema. Resona dimaksudkan untuk memberikan gambaran terhadap nita bank ini untuk mengembangkan keuntungan timbal balik antara nasabah dan bank. Kemudian untuk Perdania merupakan singkatan dari “Perdagangan”, “Perindustrian” dan “Pertanian”.

Keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh Bank Resona Perdania adalah :

  • Pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai pasar lokal.
  • Fokus pada perusahaan-perusahaan Jepang dan lokal.
  • Manajemen Independen yang memungkinkan pengambilan keputusan secara fleksibel dan cepat.

Baca juga :

Bank Lippo

PT. Bank Lippo

Lippo bank dulunya merupakan bank terbesar ke-9 di indonesia berdasarkan jumlah aset yang dimilikinya. Bank yang berdiri pada tahun 1948 ini dipimpin oleh Mochtar Riady bersamaan engan Lippo Group. Pemerintah Indonesia menjual sahamnya di Bank Lippo demi mengurangi defisit budget pemerintah akibat krisis keuangan 1997 di Asia. Swissasia global membeli 52,1 persen saham dari Bank Lippo pada Februari 2004 dari Indonesian Bank Restructuring Agency seharga $142 juta. Badan inilah yang mengambil ahli Bank Lippo dari pemilik sebelumnya, keluarga Riady, setelah pemerintah menyuntikkan dana ke pemberi pinjaman pada tahun 1999 untuk meningkatkan modal. Keluarga Riady masih memegang saham minoritas dan memiliki khak kendali.

Pada tanggal 26 Agustus 2005, pemegang saham bank dan Bank Indonesia menyetujui penjualan saham pengendali 52,05% yang dimiliki oleh Swissasia Global pada Santubong Investment BV yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Khazanah Nasional Berhad. Penjualan mulai berlaku pada tanggal 30 September pada tahun yang sama. Karena Khazanah, memiliki saham sebanyak 93 persen di Lippo Bank melalui Santubong Investment BV dan Greatville Pte. Ltd, dan juga memiliki 64 persen dari Bank CIMB Niaga melalui Bumiputra-Commerce Holdings, Bank Niaga dan Lippo Bank harus digabung untuk mematuhi “single presence policy”. Pada tanggal 1 November 2008, Lippo Bank resmi bergabung dengan Bank CIMB Niaga dan dikenal sebagai PT Bank CIMB Niaga Tbk dan menjadi anak perusahaan Indonesia dari CIMB Group.
Dengan bergabungnya LippoBank ke dalam Bank CIMB Niaga, Bank CIMB Niaga kini menawarkan nasabahnya layanan perbankan yang komprehensif di Indonesia dengan menggabungkan kekuatan di bidang perbankan ritel, UKM dan korporat dan juga layanan transaksi pembayaran. Penggabungan ini menjadikan Bank CIMB Niaga menjadi bank terbesar ke-5 dari sisi aset, pendanaan, kredit dan luasnya jaringan cabang.

Visi :

Membangun kawasan perkotaan yang lengkap dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk tinggal, bekerja dan lifestyle.

Misi:

Menjadi pengembang kawasan perkotaan berbasis industri, komersial dan residensial terkemuka di Indonesia, melalui investasi di bidang infrastruktur, fasilitas publik dan perangkat manajemen perkotaan, untuk mempertahankan pangsa pasar, nilai tambah, marjin tinggi dan daya saing yang kuat dalam bisnis.

Alamat dan Lokasi Bank Lippo:

  • Bank Lippo Tbk. [Bandung Branch], PT.
    Lippo Centre Building, 1st-3rd Floor,Jl. Jend. Gatot Subroto No. 2,Bandung 40262 Jawa
  • Barat,Indonesia
    Jawa Barat
    Fax.(022) 72307500,Fax.(022) 730754
    Telp.(022) 72306622
    Bank
    Lippo Flexi Plan
  • Bank Lippo Tbk. [Bandung Branch], PT.
    Lippo Centre Building, 1st-3rd Floor,Jl. Jend. Gatot Subroto No. 2,Bandung 40262 Jawa
  • Barat,Indonesia
    Jawa Barat
    Fax.(022) 72307500,Fax.(022) 730754
    Telp.(022) 72306622
    Bank
    Lippo Flexi Plan
  • Bank Lippo Tbk. [Cirebon Branch], PT.
    Jl. Yos Sudarso No. 26,Cirebon 45111 Jawa Barat,Indonesia
    Jawa Barat
    Fax.(0231) 201292,Fax.(0231) 209888
    Telp.(0231) 206991, Telp.(0231) 202359
    Bank
    Lippo Provident Fund
  • Bank Lippo Tbk. [Cirebon Branch], PT.
    Jl. Yos Sudarso No. 26,Cirebon 45111 Jawa Barat,Indonesia
    Jawa Barat
    Fax.(0231) 201292,Fax.(0231) 209888
    Telp.(0231) 206991, Telp.(0231) 202359
    Bank
    Lippo Provident Fund
  • Bank Lippo Tbk. [Palembang Branch], PT.
    Jl. Mesjid Lama No. 110-111,Palembang 30125 Sumatera Selatan,Indonesia
    Sumatera Selatan
    Fax.(0711) 310881
    Telp.(0711) 363126, Telp.(0711) 312881
    Bank
  • Bank Lippo Tbk. [Palembang Branch], PT.
    Jl. Mesjid Lama No. 110-111,Palembang 30125 Sumatera Selatan,Indonesia
    Sumatera Selatan
    Fax.(0711) 310881
    Telp.(0711) 363126, Telp.(0711) 312881
    Bank
  • Bank Lippo Tbk. [Semarang Branch], PT.
    Jl. Pemuda No. 102-104,Semarang 50133 Jawa Tengah,Indonesia
    Jawa Tengah
    Fax.(024) 3542606,Fax.(024) 3540184
    Telp.(024) 3518900, Telp.(024) 3510561
    Bank
    Lippo Saving
  • Bank Lippo Tbk. [Semarang Branch], PT.
    Jl. Pemuda No. 102-104,Semarang 50133 Jawa Tengah,Indonesia
    Jawa Tengah
    Fax.(024) 3542606,Fax.(024) 3540184
    Telp.(024) 3518900, Telp.(024) 3510561
    Bank
    Lippo Saving
  • Bank Lippo Tbk. [Solo Branch], PT.
    Jl. Brigjen. Slamet Riyadi No. 136,Solo 57131 Jawa Tengah,Indonesia
    Jawa Tengah
    Fax.(0271) 632111
    Telp.(0271) 645554
    Bank
    Tahapan Life
  • Bank Lippo Tbk. [Solo Branch], PT.
    Jl. Brigjen. Slamet Riyadi No. 136,Solo 57131 Jawa Tengah,Indonesia
    Jawa Tengah
    Fax.(0271) 632111
    Telp.(0271) 645554
    Bank
    Tahapan Life
  • Bank Lippo Tbk. [Surabaya Branch], PT.
    Jl. Tidar No. 23-25,Surabaya 60251 Jawa Timur,Indonesia
    Jawa Timur
    Fax.(031) 5311286
    Telp.(031) 5459009
    Bank
  • Bank Lippo Tbk. [Surabaya Branch], PT.
    Jl. Tidar No. 23-25,Surabaya 60251 Jawa Timur,Indonesia
    Jawa Timur
    Fax.(031) 5311286
    Telp.(031) 5459009
    Bank
  • Bank Lippo Tbk. [Yogyakarta Branch], PT.
    Jl. Jend. Sudirman No. 50,Yogyakarta 55224 DI Yogyakarta,Indonesia
    DI Yogyakarta
    Fax.(0274) 565151
    Telp.(0274) 565152, Telp.(0274) 564527
    Bank
  • Bank Lippo Tbk. [Yogyakarta Branch], PT.
    Jl. Jend. Sudirman No. 50,Yogyakarta 55224 DI Yogyakarta,Indonesia
    DI Yogyakarta
    Fax.(0274) 565151
    Telp.(0274) 565152, Telp.(0274) 564527
    Bank
  • Bank Lippo Tbk., PT.
    Menara Asia,Jl. Boulevard Diponegoro No. 101, Lippo Karawaci,Tangerang 15810
  • Banten,Indonesia
    Banten
    Fax.(021) 5460601,Fax.(021) 5460604
    Telp.(021) 5460555, Telp.(021) 5460666
    Bank
    Lippo Flexi Plan
  • Bank Lippo Tbk., PT.
    Menara Asia,Jl. Boulevard Diponegoro No. 101, Lippo Karawaci,Tangerang 15810
  • Banten,Indonesia
    Banten
    Fax.(021) 5460601,Fax.(021) 5460604
    Telp.(021) 5460555, Telp.(021) 5460666
    Bank
    Lippo Flexi Plan

Baca Juga:

 

Bank Maluku

PT. Bank Maluku

Bank Maluku – didirikan pertama kali pada tanggal 25 Oktober 1961 dengan nama Bank Pembangunan Daerah Maluku, berdasarkan Akte Notaris Mr. Chr. Soplanit No. 01. Berdasarkan Undang-undang Nomor 13 tahun 1962 tentang ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah, bentuk usaha Bank Pembangunan Daerah Maluku diubah menjadi Badan Usaha milik Daerah (BUMD) sesuai dengan Peraturan Daerah Tingkat I Propinsi Maluku Nomor 1/DPRD-GR/1966 tanggal 01 Maret 1966 dengan modal dasar sebesar Rp. 360.000.000,- (tiga ratus enam puluh juta rupiah). kemudian berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Maluku No. 05 Tahun 1990, jumlah modal dasar Bank Pembangunan Daerah Maluku diubah menjadi sebesar Rp. 3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah).

Dengan dikeluarkannya beberapa peraturan perundang-undangan tentang Pengelolaan Bank Pembangunan Daerah, maka dilakukan penyesuaian dan penggatian atas Peraturan Daerah Propinsi Maluku No. 1/DPRGR/1996 tanggal 1 Maret 1966 dengan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Maluku No. 03 tanggal 7 Juli 1987.

Dengan berlakunya Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, maka dilakukan penyesuaian atas Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Maluku No. 03 tanggal 7 Juli 1987 dengan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Maluu No. 01 tanggal 20 Pebruari 1993.

Berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Maluku Nomor 02 Tahun 1999, tanggal 25 Mei 1999 yang telah disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 584.71.719 tanggal 29 Juni 1999, bentuk badan hukum bank Pembangunan Daerah Maluku diubah daeri Perusahaan daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) sesuai Akte Pendirian Notaris Abua Tuasikal, SH Nomor 27 Tahun 1999 tanggal 19 Juli 1999, yang mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No C. 18886 HT.01.01 dantelah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 103 tangal 24 Desember 1999 dengan modal dasar ditetapkan sebesar Rp. 250.000.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar rupiah).

Dengan berlakunnya Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, maka dilakukan perubahan atas anggaran dasar perseroan guna menyesuikan dengan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 berdasarkan Akte Notaris Grace Margareth Goenawan, SH No. 87 tanggal 29 September 2008 yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-12672.AH.01.02 tanggal 14 April 2009.

Visi

Terwujudnya Bank berkembang secara wajar, berpredikat sangat baik, mandiri, profesional serta terciptanya nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Misi

Mendorong dan mengembangkan laju perekonomian daerah serta sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah.

Alamat dan Lokasi
PT. Bank Maluku
Cabang Utama Ambon
Jl. Raya Pattimura No. 09
Telepon : (0911) 354214 s.d. 354217 (hunting), 312013
Fax : (0911) 349195, 349196

Baca Juga:

Bank Mayora

PT. Bank Mayora

Bank Mayora adalah Perusahaan berskala nasional yang bergerak di bidang perbankan. Bank Mayora telah berdiri sejak 28 Juli 1993. Dalam perjalanannya, Bank Mayora mengalami proses siklus pasang surut yang semakin menguatkan keberadaannya di perbankan Indonesia. Ujian terberat yang dialami Bank Mayora dan seluruh perbankan Indonesia adalah ketika terjadi krisis moneter di tahun 1997-1998. Banyak Bank yang berguguran di masa itu. Bersyukur, Bank Mayora sanggup bertahan sebagai salah satu Bank yang sehat dan tidak memerlukan rekapitalisasi. Keberhasilan untuk bertahan adalah karena Bank Mayora adalah Bank yang mengelola usaha berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang selalu menganut prinsip Profesionalisme, Transparansi, Tanggung jawab, Akuntabilitas dan Kewajaran. 

Untuk menjadi Bank pilihan di bidang ritel dan konsumer, Bank Mayora berupaya senantiasa memenuhi kebutuhan nasabah melalui berbagai produk lending dan funding yang berkualitas dan menarik. Produk lending yang dimiliki Bank Mayora antara lain Mayora KKB (Kredit Kendaraan Bermotor), Mayora KMG (Kredit Multi Guna), Mayora KPR (Kredit Kepemilikan Rumah), Mayora KTA (Kredit Tanpa Agunan), Mayora KI (Kredit Investasi), Mayora PRK (Pinjaman Rekening Koran) ataupun Mayora UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

Produk funding (pendanaan) Bank ini juga siap dengan berbagai produk simpanan seperti produk Giro, Tabungan dan Deposito Berjangka. Untuk memberikan pelayanan nasabah penabung, Bank ini telah tergabung dalam jaringan ATM Bersama sehingga mempermudah para nasabah dalam melakukan berbagai transaksi seperti penarikan tunai, pemindahbukuan dan transfer antar Bank tanpa dikenai biaya transaksi apapun.

Efektif sejak tahun 2011, Bank ini juga telah meluncurkan produk Electronic Data Capture (EDC) yang diharapkan semakin mempermudah nasabah dalam berbagai layanan seperti pembayaran listrik, telepon, pengisian pulsa, dan lain sebagainya.

Melalui produk-produk yang dirancang sesuai kebutuhan nasabah dan layanan yang tulus dan personal, Bank ini semakin memantapkan langkahnya dalam mendukung dunia perbankan nasional dan mengawal pertumbuhan usaha nasabah.

Visi:

Menjadi Bank Retail dan Consumer yang sehat, terpercaya, dan terdepan, membantu mewujudkan masyarakat sejahtera.

Misi:

  1. Menyediakan produk dan layanan berkualitas, inovatif-berkelanjutan, dan mempunyai nilai tambah sesuai kebutuhan masyarakat.
  2. Mengembangkan sistem dan jaringan yang dapat diandalkan dan multiguna dengan berbasis teknologi terkini.
  3. Membangun learning organization yang dinamis dan adaptif.

Nilai-nilai

  1. Integrity
    Konsisten dalam perkataan dan tindakan dalam rangka melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
  2. Focus on Customers
    Memahami kebutuhan dan harapan customer dalam rangka memberikan layanan dan solusi yang tepat dan bermanfaat.
  3. Passion
    Semangat dan kecintaan dalam bekerja dengan penuh dedikasi untuk memberikan hasil yang terbaik.
  4. Continuous Improvement
    Inisiatif untuk melakukan perbaikan terus-menerus dalam rangka menyediakan produk dan layanan yang memberi nilai tambah.
  5. Teamwork
    Memahami diri sendiri dan orang lain untuk bekerjasama secara efektif.

Alamat Kantor

Jl. Mayjen Yono Suwoyo No.6-6A, Pradahkalikendal, Dukuh Pakis, Kota SBY, Jawa Timur 60226

Baca Juga:

Bank Yudha Bhakti

PT. Bank Yudha Bhakti

Bank Yudha Bhakti – Berawal dengan adanya PAKTO 27/1988, yaitu dengan adanya kemudahan-kemudahan untuk mendirikan Bank baru, telah diantisipasi dengan diadakannya “Temu Koordinasi” antara Dephankam, Perum ASABRI, Pepabri dan para Developer pada tanggal 1 Desember 1988, mengingat dana yang dimiliki oleh Dephankam khususnya, dan proyek KPR pada saat itu dinilai cukup pontesial, dimana dilain pihak jumlah rekanan di lingkungan Dephankam/ABRI diperkirakan sangat membantu sekiranya dapat diwujudkan pendirian Bank baru. Selanjutnya pada tanggal 9 Januari 1989 diajukan proposal pembentukan Bank ke Menhankam, dan pada prinsipnya Menhankam menyetujui untuk dikembangkan dan diadakan penjajakan lebih lanjut. Proposal tersebut ditindaklanjuti dengan pertemuan dan pembicaraan dengan Menpera, Direktur Utama Bank Umum Pemerintah dan Direktur Utama Bank Umum Swasta Nasional.

Dari hasil pertemuan antara Menpera, Direktur Utama Bank Umum Pemerintah dan Direktur Utama Bank Umum Swasta Nasional, maka terbit Surat Perintah Menhankam Nomor: Sprin/146/I/1989 tanggal 28 Januari 1989 yang memerintahkan kepada Direktur Utama Perum ASABRI – Mayjen TNI Tjok P. Swastika dan Ketua Dewan Pembina Proyek KPR Dephankam – Letjen TNI (Purn) Sarwono Widyo Hoetomo, untuk menyusun Studi Kelayakan pendirian Bank, dengan tujuan pokok untuk meningkatkan kesejahteraan Prajurit ASABRI dan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Dephankam/ABRI.

Dalam rangka persiapan perencanaan pendirian Badan Usaha Perbankan, pada bulan Februari 1989 diadakan beberapa pertemuan dengan Konsultan Manajemen LPPI, Direktur Utama Perum ASABRI cq. Direktur Teknik dan Dirjen Moneter Dalam Negeri, sebagai kesimpulan bahwa dalam rangka mempersiapkan pendirian Bank tersebut yang digunakan adalah Konsultan Manajemen LPPI yang diberi tugas untuk membuat studi Kelayakan dan bekerjasama dengan Bank Niaga.

Setelah melalui beberapa tahap persiapan pembentukan Bank Dephankam, dimulai dengan persiapan Permohonan persetujuan prinsip pendirian Bank, pengurusan perizinan, pendanaan, pengadaan personil dan semua penujang lainnya, serta setelah diadakannya Rapat Umum Pemegang Saham yang pertama pada tanggal 26 Juli 1989, mengingat pada tanggal 14 Agustus 1989 telah mendapat Persetujuan Prinsip Pendirian Bank Umum dari Menteri Keuangan dengan Nomor: S-982/MK.13/1989 tanggal 14 Agustus 1989, dan tanggal 1 September 1989 mendapat surat rekomendasi dari Bank Indonesia dengan nomor: 22/530/UUPS/PSbD perihal Persiapan Pendirian Bank Umum PT. Bank Yudha Bhakti yang mengacu pada surat Menteri Keuangan Nomor: S-982/MK.13/1989 tanggal 14 Agustus 1989 perihal Persetujuan Prinsip pendirian Bank Umum PT. Bank Yudha Bhakti di Jakarta, pada tanggal 14 September 1989 diadakan kembali Rapat Umum Pemegang Saham Kedua, yang menghasilkan keputusan penting antara lain: Penambahan satu Pusat Koperasi lagi sebagai Pendiri/Pemegang Saham yaitu PUSKOP DEPHANKAM serta pengesahan “LOGO” Bank.

Pada tanggal 23 Oktober 1989 mendapatkan Surat Rekomendasi dari Menteri Koperasi dengan Nomor: 266/M/X/1989, yang memberikan izin kepada INKOPAD, INKOPAL, INKOPAU, INKOPPOL, INKOPPABRI, PUSKOP MABES TNI, dan PUSKOP DEPHANKAM untuk mendirikan Bank dan sejak tanggal 9 Januari 1990 Bank Yudha Bhakti mulai beroperasi.
Sejak memasuki industri perbankan Indonesia sampai dengan pertengahan tahun 1997, dimana krisis ekonomi moneter mulai menerpa Indonesia dan dirasakan oleh seluruh sektor industri, tak terkecuali industri perbankan yang juga mengalami imbas yang cukup besar. Hal ini ditandai dengan dilikuidasinya beberapa bank swasta nasional. Namun krisis moneter tersebut tidak membawa pengaruh yang berarti bagi Bank, bahkan Bank dapat menangkap peluang yang positif dengan adanya krisis tersebut. Justru Bank dalam kurun waktu krisis mampu diklasifikasikan sebagai Bank berkategori “A”, sehingga tidak diperlukan adanya upaya penyelamatan dengan obligasi rekap dari pemerintah. Dimulai sejak tahun 2001 Bank mampu melakukan ekspansi secara berkelanjutan dengan pembukaan Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu di wilayah Jawa dan Sumatera.

Visi:

Menjadi Bank Retail yang solid, Tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan

Misi:

Mampu mengkreasi suatu nilai yang optimal bagi pemegang saham dan stakeholder pada umumnya

Alamat Bank Yudha Bhakti
PT BANK YUDHA BHAKTI TBK
Gedung GOZCO
Jl. Raya Pasar Minggu Kav 32 Pancoran Jakarta Selatan 12780
Telp. (021) 2975-2975, 2975-2999\
Fax. (021) 2975-2918

Baca Juga: