TROBOSAN TERBARU BANK GANESHA

TROBOSAN TERBARU BANK GANESHA – Internet of Things (IoT) coba kamu ketik di kolom search mesin pencari Google, akan ditampilkan banyak sekali hasil pencarian yang menyebutkan macam-macam kegunaan dan manfaat dari adanya internet. Hampir semua aspek kehidupan kita saat ini tidak bisa lepas dari Internet of Things (IoT) 24 jam 7 hari kehidupan kita diselimuti oleh kebutuhan yang di-support oleh IoT.

IoT punya berbagai macam bentuk, diantaranya seperti yang dikembangkan oleh bankganesha lewat salah satu aplikasi onlinebanking terbarunya BANGGA, Aplikasi ini berbasis mobile yang bisa diunduh oleh pengguna IOS maupun Android. Beda banget sama aplikasi sejenis dari perbankan lain, BANGGA memiliki fokus pada apa yang dibutuhkan oleh nasabahnya.

Dengan berhasil menggabungkan antara fitur transaksi perbankan (G-Online) dengan fitur-fitur baru yang berhasil memberikan nilai tambah seperti fitur G-Money untuk layanan dompet elektronik, Feed yang di dalamnya kamu bisa akses News, Promo belanja paling update, dan Donasi untuk berbagi dengan sesame. Dan yang bikin kamu jempol kamu betah, ada Games berhadiah yang nambah keseruan hidup kamu.

Yang asyik dari BANGGA, lewat G-Online kamu bisa langsung cek saldo tabungan bankganesha dengan sekali tap menu Tap for Balance, tanpa login tanpa ribet. Ada yang lebih kece lagi, utamanya di keamanaan, layaknya gadget yang telah mengusung teknologi fingerprint, login ke G-Online juga bisa menggunakan fingerprint.

Setelah login kamu bisa langsung enjoy berbagai macam transaksi perbankan seperti transfer dana, cek mutasi rekening, top-up saldo G-Money, dan layanan lain yang tersedia. Supaya bisa nikmatin keseruan G-online, jangan lupa buka rekening tabungan di bankganesha kemudian registrasikan akun kamu terlebih dulu dan aktivasi User-ID yang sudah kamu daftarkan.

Bukan cuma G-Online, fitur G-Money bakal bikin hidup kamu lebih seru dengan “BANGGA” Dengan G-Money, kamu terhubung ke layanan dompet elektronik persembahan bank ganesha dengan fitur uang elektronik atau cash wallet dan link kartu kredit.

PRAKTIK GESEK TUNAI RESMI DILARANG DI INDONESIA

Praktik gesek tunai (gestun) kembali marak terjadi. Pemegang kartu kredit yang melakukan gestun akan dikenakan suku bunga tinggi hingga lebih dari 4 persen. BI akan ambil tindakan tegas dan keras terhadap oknum yang masih melakukan kegiatan gesek tunai (gestun)

Seperti diketahui, praktik ini sebetulnya sudah dilarang sejak 2009 namun hingga saat ini masih kerap dilakukan. Faktanya selama ini, banyak merchant yang memfasilitasi kartu kredit untuk menarik tunai di konter. Pada transaksi itu seolah-olah mereka belanja, padahal menerima uang tunai.

Praktik Gesek Tunai Gaya Baru Lintah Darat

  • Gesek tunai, atau lebih dikenal dengan istilah gestun, adalah salah satu metode untuk melakukan penarikan dana dari kartu kredit melalui merchant atau toko. Pengguna menggunakan kartu kredit di toko, seolah-olah sedang berbelanja, tapi yang diperoleh bukanlah barang melainkan uang tunai.
  • Ini menjadi cara baru praktek lintah darat, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, aktifitas gestun bisa merugikan nasabah pemegang kartu kredit, juga membahayakan bisnis perbankan. Bahkan, Rohan menyebut aktifitas gestun setara dengan aktifitas lintah darat.
  • Pelaku gestun akan dibebani biaya berlipat ganda. Selain utang pokok pinjaman, pelaku gestun juga akan dikenakan beban bunga pinjaman serta biaya tidak resmi. Beban biaya itu akan memberatkan pelaku gestun untuk melunasi utangnya.
  • Hal ini akan berimbas pada meningkatnya potensi kredit bermasalah perbankan atau non performing loan (NPL). Selain itu tidak hanya merugikan pengguna kartu kredit saja, bank juga akan dirugikan. Apabila bank tidak tegas menindak merchant yang melakukan gestun kartu kredit, BI akan segera memberikan sanksi administratif.

Bahaya Transaksi Gesek Tunai

Walaupun memberikan keuntungan transaksi gesek tunai bisa membahayakan pengguna, maupun bank penerbit kartunya. Berikut empat hal berbahaya yang akan membawa Anda kedalam masalah jika melakukan gesek tunai kartu kredit.

  • Pemegang kartu kredit bisa terjerat pinjaman, karena dia tak punya uang tapi menarik uang tunai.
  • Non Performing Loans perbankan naik secara nasional. Kebiasaan masyarakat Indonesia, gemar melakukan penarikan tunai dari kartu kredit. Dari semuanya sebagian besar tidak langsung melunasi dan diperpanjang dan menumpuk. Ketidakmampuan bayar ini, bisa menjadi NPL perbankan.
  • Jika jumlah gesek tunai terus dibiarkan meningkat, maka ada potensi kegiatan pencucian uang. Musababnya, pemilik dana bisa meminjamkan uang ke pemegang kartu kredit. Namun jika kemampuannya tak sesuai maka berpotensi melakukan TPPU.
  • Data yang dilaporkan tidak sesuai. Karena kartu kredit biasanya untuk belanja, tapi ternyata untuk menarik uang tunai.

Ada Sanksi Tegas untuk Pelaku Gesek Tunai

  • Untuk menindak tegas praktek gesek tunai akan dilakukan penindakan yang ditujukan kepada bank-bank atau lembaga-lembaga keuangan (acquirer) yang memiliki merchant, yang biasa digunakan untuk praktik gesek tunai.
  • Tindakan tersebut diberikan untuk menyakinkan mereka agar tidak melakukan transaksi yang masuk ke dalam kategori gesek tunai. Namun jika langkah tersebut tidak membuat bank atau lembaga untuk menutup praktiknya, maka BI akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
  • Menindaklanjuti larangan gestun, pihak Bank Mandiri, memiliki sistem pengamanan untuk mencegah maraknya aktivitas gestun. Langkah pertama adalah tindakan pencegahan melalui penyaringan awal calon toko (merchant) yang akan menggunakan mesin EDC (mesin gesek kartu kredit) Bank Mandiri.
  • Pencegahan kedua, melalui pemantauan transaksi di masing-masing toko. Setiap transaksi akan dicocokan dengan kegiatan usahanya. Jika di toko kelontong, omzet dengan transaksi kartu kredit tidak cocok, maka merchant tersebut akan di investigasi lebih lanjut.
  • Setelah itu langkah terakhirnya adalah pencabutan dan penutupan hak penggunaan mesin gesek bagi merchant yang melayani gestun.
  • Pelarangan praktek gesek tunai kartu kredit tersebut sudah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI). No.11/11/PBI/2009 sebagaimana diubah dengan PBI No.14/2/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK).
  • Sayangnya, masih banyak pedagang yang melanggar aturan ini. Anda sebagai pengguna kartu kredit harus bijak dan disiplin dalam mengelola setiap penggunaan. Jika tidak mendesak jagan coba-coba melakukan tarik tunai melalui merchant agar tidak merugikan bank.

CARI TAHU SALDO MINIMUM BANK DI INDONESIA

SALDO MINIMUM BANK DI INDONESIA – Sebagian besar bank menetapkan kepada nasabah untuk memiliki saldo minimum di rekening tabungannya. Apa saldo minimum itu? Ini adalah jumlah dana minimum yang harus dipelihara oleh nasabah sebagai persyaratan minimum untuk memperoleh bunga atau jasa tertentu, atau dibebaskan dan kewajiban tertentu.

Jika saldo Anda dibawah angka saldo minimum yang ditetapkan maka bank akan memberikan pinalti dengan memotong saldo Anda. Pada bank tertentu, jika saldo minimum sudah berusia beberapa bulan (tiga sampai enam bulan), bank berhak menutup rekening nasabah dikarenakan tidak tersedianya cukup dana untuk disimpan.

Beberapa orang sering kali mengeluhkan saldo rekeningnya terpotong berkali-kali sehingga bukannya uang tabungan bertambah malah berkurang. Hal tersebut disebabkan karena jumlah saldo yang tertera di bawah saldo minimum yang ditetapkan oleh bank.

Hal ini dikarenakan perhitungan antara bunga dan biaya adminstrasi bank tidak imbang. Rata-rata bunga tabungan sekarang sekitar 2%, sedangkan kalau kita lihat biaya bank minimal Rp 5.000 sebulan. Sehingga Anda harus membayar sejumlah biaya administrasi.

Menurut Bank Indonesia, uang pokok simpanan bisa terpotong biaya administrasi bank. Hal itu terjadi akibat saldo minimum tabungan tidak memberikan hasil bunga yang melebihi biaya administrasi bank. Jadi secara otomasi akan dipotong dari saldo rekening Anda.

Adapun besaran saldo minimal yang ditetapkan oleh bank, saat ini cukup beragam, tergantung dari kebijaksanaan pihak bank yang bersangkutan. Nah, untuk mengetahui besaran saldo minimum di beberapa bank besar di Indonesia, berikut ini datanya secara lengkap untuk saldo minimal:

Bank BCA

Tahapan BCA : Rp. 10.000,- (50.000 untuk tahun 2016).
Tahapan Xpresi : Rp. 10.000,-
Tahapan Gold : Rp. 10.000,- (50.000 untuk tahun 2016).
Tapres : Saldo Minimum Rata-rata perbulan Rp 5.000.000,-

Bank BNI

Taplus : Rp. 150.000,- Mengendap Rp. 15.000
BNI Taplus Muda : Rp. 50.000,-
BNI Taplus Bisnis : Saldo Minimum Rata-rata perbulan Rp 1.000.000,-
BNI Tappa : Sesuai Perjanjian
BNI Tapma : Sesuai Perjanjian
Tabunganku : Rp. 20.000,-

Bank BRI

Britama : Rp. 50.000,-
Bitama Bisnis : Rp. 50.000,-
Bitama Junio : Rp. 50.000,-
Simpedes : Rp. 50.000,-
Tabungan Haji : Rp. 50.000,-

Bank Danamon

Danamon Si Pinter Perorangan : Rp. 10.000,-
Danamon Si Pinter Non Perorangan : Rp. 250.000,-
Danamon Cita-citaku : N/A
Danamon Lebih : Rp. 50.000,-

Bank Mandiri

Mandiri Tabungan : Rp. 100.000,-
Mandiri Tabungan Bisnis : Ditahan Rp. 10.000,- Saldo minimum akhir bulan Rp. 10.000.000,-
Mandiri Tabungan Haji : Rp. 100.000,-
Mandiri Tabungan TKI : Rp. 10.000,-
Tabunganku : Rp. 20.000,-

Maybank

Tabungan Reguler : Rp. 100.000,-
Tabungan Gold : Rp. 1.000.000,-
Tabungan Women One : Rp. 1.000.000,- Mengendap Rp. 50.000,-
Tabungan SuperKidz : Rp. 20.000,-

PERSYARATAN UNTUK TUKAR UANG LUSUH

PERSYARATAN TUKAR UANG LUSUH – Bank Indonesia membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang tak layak edar. Bank Indonesia (BI) akan mengganti penuh uang rusak tersebut alias gratis. Jadi Lebaran tidak hanya baju baru, uang juga harus baru.

Asisten Direktur Divisi Pengelolaan Uang Keluar Departemen Peredaran Uang BI yakni R Sugeng mengatakan bahwa BI akan mengganti penuh uang rusak tersebut berdasarkan kriteria kerusakan fisiknya.

Apabila Anda hendak menukarkan uang rusak yang ada di rumah. Berikut ini  jabarkan Syarat dan ketentuannya.

Kondisi Fisik Uang

Untuk menukarkan uang yang rusak ada ketentuan dan syarat dari kondisi fisik uang tersebut. BI akan mengganti penuh uang rusak tersebut dengan kriteria kerusakan fisiknya tidak sampai 1/3 bagian atau 33 persen.

Hal itu artinya kerusakan uang tidak sampai level 67 persen. Jika fisiknya di bawah 67 persen, maka uang rusak tersebut tidak bisa digantikan. Selain kondisi fisiknya uang tersebut juga harus asli.

Apabila terjadi kerusakan karena ketidaksegajaan, minimal 2/3 bagian dari bentuk uang tersebut masih utuh, dan masih terdapat nomor seri. Uang yang tadi rusak terpotong karena kecelakaan akan ditukar uang asli.

Apabila uang rusak dapat dikenali ciri-ciri keasliannya dan memenuhi kriteria penggantian uang rusak, bank wajib menukar uang rusak tersebut dengan uang layak edar sejumlah uang rusak yang ditukarkan.

Apabila ciri-ciri keasliannya sulit diketahui, penukar wajib mengisi formulir permintaan penelitian uang rusak untuk penelitian selanjutnya. Uang rusak yang ciri-ciri keasliannya sulit dikenali dapat dikirimkan dalam kemasan yang layak ke Bank Indonesia. Hasil penelitian dan besarnya penggantian akan diberitahukan pada kesempatan pertama.

Bank Indonesia memiliki alat khusus atau scanning untuk mengidentifikasi kerusakan tersebut. Dengan alat tersebut, BI bisa mengetahui seberapa besar kerusakan uang yang Anda tukarkan. Nah, perikasa lagi kondisi uang Anda sebelum melakukan penukaran.

Lokasi Penukaran

Untuk menukar uang rupiah rusak dengan uang yang berkualitas lebih baik, Anda bisa langsung ke kantor Bank Indonesia setempat ataupun pada waktu kegiatan kas keliling Bank Indonesia, serta di bank umum yang melayani penukaran uang.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang yang tak layak edar, bisa langsung mendatangi Gedung C, Kantor Pusat BI, Thamrin, Jakarta Pusat.

Anda bisa datang langsung ke Gedung C BI, dan bilang mau menukarkan uang. Operasional penukadan dibuka Senin-Jumat pada saat jam kerja. Ataupun Anda juga bisa menukarkannya di bank umum yang melayani penukaran uang, nanti bank tersebut akan menukarkannya ke BI.

Tanpa Biaya

Penukaran uang lusuh dan rusak ini, masyarakat tidak dipungut biaya dan juga tidak ada nilai minimum pecahan rupiah. BI melayani penukaran uang-uang yang rusak tidak ada minimal [pecahan] uang dan layanan penukaran pun gratis.

Selain membuka pelayanan penukaran uang, BI juga mengajak masyarakat bersama-sama menghargai rupiah. Pihak BI memberikan pemahaman dan sosialisasi sanksi hukum tentang perusakan uang yang ada di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, soal mata uang.

“Setiap orang yang dengan sengaja merusak rupiah dengan maksud merendahkan [seperti merobek, menggunting] rupiah, dikenakan pidana 5 tahun denda paling banyak Rp1 miliar,” jelas Suhaedi.

Hari raya lebaran nanti uang lama Anda yang sudah rusak bisa diganti dengan yang baru di Bank Indonesia. Selain itu Anda juga membantu pemerintah untuk menggalakkan kualitas uang yang beredar. Yang pasti menukarkan uang ke BI uang Anda terjamin asli.

TUKAR UANG LUSUH ANDA SEKARANG

TUKAR UANG LUSUH – Masyarakat diminta tidak khawatir jika uang dimiliki mengalami kerusakan. Sebab, Bank Indonesia (BI) akan mengganti penuh uang rusak tersebut. Sehingga BI meminta masyarakat agar menukarkan uang yang tidak layar edar dengan uang baru.

Anda pasti pernah mengalami kejadian mendapatkan uang rusak baik ketika belanja di pasar ataupun kembalian ketika naik angkutan umum. Apabila mengalaminya Anda pasti sangat kesal, namun jangan terburu-buru di buang, masih ada peluang untuk menukarnya dengan uang baru.

Bank Indonesia menerbitkan panduan soal penggantian uang lecek/lusuh dan rusak. Lalu bagaimana proses penukaran uang tak layak edar tersebut? Berikut ini KreditGoGo merinci prosedur penukaran uang.

Masyarakat dapat menukarkan uang Rupiah yang lusuh, rusak, dan uang yang telah dicabut/ditarik dari peredaran dengan uang Rupiah yang layak edar di kantor Bank Indonesia setempat atau pada waktu kegiatan kas keliling Bank Indonesia, dan di bank umum yang melayani penukaran uang.

1.Uang Lusuh

Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukarkan uang lusuh atau uang cacat sepanjang dapat dikenali keasliannya.

2.Uang Rusak

Bank Indonesia dan/atau pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia memberikan penggantian kepada masyarakat yang menukarkan Uang Rusak sebagai berikut:

Apabila uang rusak dapat dikenali ciri-ciri keasliannya dan memenuhi kriteria penggantian uang rusak, masyarakat akan mendapat penggantian dengan uang layak edar sejumlah uang rusak yang ditukarkan.

Apabila ciri-ciri keasliannya sulit diketahui, penukar wajib mengisi formulir permintaan penelitian uang rusak untuk penelitian selanjutnya. Uang rusak yang ciri-ciri keasliannya sulit dikenali dapat dikirimkan dalam kemasan yang layak ke Bank Indonesia.

Hasil penelitian dan besarnya penggantian akan diberitahukan kemudian. Informasi selengkapnya mengenai hal ini dipublikasikan pada Buku Panduan Penukaran Uang Tidak Layak Edar.

3. Uang Logam

Khusus untuk ung logam yang sudah jelak juga bisa loh Anda tukarkan. Jika Anda mau tukar uang koin buat lebaran? Anda bisa datang ke IRTI Monas Lenggang Jakarta pada hari Sabtu sampai Minggu (25 & 26 Juni 2016) pada jam 08.00 s.d. 17.00 WIB