CARA DETEKSI PENIPUAN DENGAN NOMOR REKENING

CARA DETEKSI PENIPUAN DENGAN NOMOR REKENING , Pernahkah Anda menerima pesan singkat seperti di atas? Sms bernada permintaan mengirimkan sejumlah uang ke nomer rekening asing tiba-tiba menyasar ke ponsel, padahal Anda tidak sedang terlibat suatu transaksi. Kalau begitu, sudah bisa dipastikan kalau pesan singkat itu adalah penipuan dan nomer rekeningnya adalah nomer rekening bermasalah yang kerap digunakan untuk tindak kejahatan.

Merebaknya kejahatan dengan melibatkan nomer rekening membuat kecemasan pada masyarakat yang gemar bertransaksi dengan menggunakan rekening bank meningkat. Mereka khawatir akan keamanan transaksi mereka. Hal serupa juga terjadi pada jual beli online.

Para pembeli online takut apakah nomer rekening penjual yang akan mereka kirimi uang bermasalah atau tidak. Oleh karena itu, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia memberikan solusi atas kekhawatiran masyarakat tersebut dengan meluncurkan website cekrekening.id yang akan memeriksa apakah suatu nomer rekening terindikasi tindak kriminal atau tidak.

Laporkan Jika Terjadi Tindak Kriminal

Fitur lain yang dimiliki oleh cekrekening.id adalah bisa melaporkan nomer rekening yang telah melakukan tindak kejahatan. Misalnya, Anda mempunyai pengalaman pernah tertipu dengan mengirimkan sejumlah uang ke sebuah nomer rekening, laporkan segera lewat cekrekening.id

Caranya, pada lama utama website tersebut pilih menu laporkan nomer rekening. Selanjutnya, Anda diminta untuk mengisi data yang tersedia, seperti nomer rekening yang bermasalah, nama pemilik rekening dan kronologi penipuannya.

Selain itu, Anda juga dapat melampirkan bukti kejahatan dalam laporan tersebut dalam bentuk dokumen atau gambar yang dapat diunggah pada laman tersebut.

Untuk memudakan Anda, Kemenkominfo menyediakan kontak yang bisa dihubungi untuk konsultasi di nomor (021) 384.5786 dan 0822-1010-1112. Atau, bisa juga menghubungi lewat email di cybercrimes@mail.kominfo.go.id.

Penggunaaan nomer rekening untuk tindak kejahatan ternyata tidak hanya menyasar penipuan jual beli online atau pengiriman sms acak yang meminta Anda mengirimkan sejumlah uang. Menurut Kemenkominfo dalam situs cekrekening.id, ada beberapa tindak kejahatan yang melibatkan nomor rekening, antara lain:

Penipuan
Investasi Palsu
Narkotika dan Obat Terlarang
Terorisme
Kejahatan lainnya

ISI E-MONEY DI 6 NEGARA INI GRATIS

ISI E-MONEY DI 6 NEGARA INI GRATIS , sekarang ini sangatlah mudah dan tidak ada kata repot untuk mengisi e money di beberapa negara. Dan berikut ini beberapa negara yang bisa dilakukan isi e-money yaitu.

1. Malaysia

Tidak usah jauh-jauh dulu, di negara tetangga kita, Malaysia, sudah lebih dulu menerapkan pembayaran dengan metode cashless. Khususnya, metode pembayaran dengan menggunakan e-money ini digunakan untuk membayar ongkos transportasi publik dan pembelanjaan pada toko ritel layaknya di Indonesia.

Sama seperti di Indonesia, kartu-kartu e-money yang beredar di Malaysia diterbitkan oleh lembaga bank dan nonbank. Tetapi, sektor nonbank lebih mendominasi menghadirkan kartu e-money.

Dalam peraturan bank sentralnya, Bank Negara Malaysia, tidak dijelaskan kalau ada biaya tambahan untuk melakukan top up e-money. Berbeda dengan di Indonesia, biaya administrasi isi ulang sudah diatur oleh bank sentralnya.

2. Singapura

Setelah dari Malaysia, kita bergeser sedikit ke negara tetangga lainnya, Singapura. Negara dengan simbol kepala singa ini juga sudah sejak lama memberlakukan metode pembayaran nontunai sebelum rakyat Indonesia sibuk memperdebatkan biaya isi ulang e-money.

Berbicara tentang biaya isi ulang e-money, Singapura tidak mengenakan biaya tambahan bagi warganya yang akan melakukan isi ulang. Hal ini juga dipertegas oleh pernyataan Alvin Lie, Anggota Ombudsman Republik Indonesia dalam wawancaranya di salah satu media online di Indonesia, bahwa isi ulang e-money di negara lain seperti Singapura tidak dikenakan biaya tambahan.

3. Hongkong

Negara di kawasan Asia lainnya yang tidak mengenakan biaya tambahan saat melakukan isi ulang e-money adalah Hongkong. Bagaimana tidak, di Hongkong sendiri kartu e-money sudah diterbitkan sejak tahun 1997 untuk keperluan pembayaran pada lini transportasi. Salah satu kartu e-money yang popular di Hongkong adalah Octopus Card.

Bahkan, di Hongkong sistem pada e-money menggunakan skema sharing cost. Apa itu? Sharing cost adalah skema di mana pihak penerbit e-money dan pihak jasa transportasi bekerja sama menanggung semua biaya investasi infrastruktur e-money.

Dengan demikian, beban biaya bank atau perusahaan penerbit kartu e-money berkurang. Jadi, pihak penerbit e-money bisa memberikan diskon kepada para penggunanya. Tidak heran kalau di Hongkong, 95% warganya sudah menggunakan uang elektronik.

4. Jepang

Masih tetap pada benua kuning. Jepang memang terkenal akan kemajuan teknologinya yang pesat dan bisa mengimbangi perkembangan teknologi di Eropa dan Amerika. Sudah tidak diragukan lagi kalau yang namanya uang elektronik sudah lama hadir di negeri matahari terbit ini. Salah dua kartu e-money yang terkenal di negara ini adalah Suica dan Pasmo.

Penggunaan kartu e-money di Jepang lebih meluas karena selain untuk pembayaran transportasi dan sektor ritel, kartu ini bisa digunakan untuk membeli makan di restoran, minum kopi di kafe, belanja baju di pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Oh iya, tentunya tidak ada surcharge dalam setiap isi ulangnya ya.

5. Inggris

Meluncur ke Eropa, Inggris juga sudah menerapkan pembayaran nontunai untuk segala lini pembelanjaan. Bahkan, Oyster Card (nama e-money di Inggris) bisa digunakan untuk pembayaran di seluruh Inggris Raya. Awalnya memang kehadiran kartu e-money di Inggris digunakan untuk membayar ongkos saat menggunakan transportasi publik seperti bus, kereta api, subway, dan lain sebagainya.

Terlebih, transportasi di negeri Ratu Elizabeth ini terkenal dengan kenyamanannya. Jadi, pemerintah menambah kemudahan menggunakan transporatasi dengan menyelaraskannya dengan pembayaran nontunai. Oh iya, sebagai turis di sini Anda diharuskan membeli kartu e-money yang berbeda dengan pribumi. Tapi tenang, tidak ada biaya tambahan untuk setiap isi ulangnya. Selain itu, setelah tidak digunakan, kartu e-money bisa di-refund dengan uang.

6. Australia

Lompat ke benua Australia, segala macam pembayaran pun didominasi dengan pembayaran nontunai. Bedanya, di negeri kangguru ini pembayaran nontunai dilakukan dengan kartu debit MasterCard untuk pembelanjaan di mana saja, bukan dengan kartu e-money.

Sedangkan untuk pembayaran ongkos transportasi, ada kartu khusus lagi, yaitu kartu Electronic Road Pricing (ERP). Untuk melakukan isi ulang pada kartu ini, caranya hampir sama dengan di Indonesia, yaitu Anda bisa mengisinya di halte bus dan minimarket. Bedanya, tidak ada biaya tambahan saat melakukan isi ulang.

BEBERAPA KEBIASAAN BURUK YANG BUAT TAGIHAN LISTRIK BENGKAK

Beberapa kebiasaan di rumah yang buat tagihan listrik bengkak karena arus listrik tetap berjalan saat alat elektronik menyala, sehingga kita atur untuk mengurangi tagihan listrik yang membengkak.

1. Membiarkan Lampu Menyala Setiap Saat

Pemakaian lampu yang berlebihan sering ditemukan di banyak rumah, baik itu rumah yang memiliki intensitas cahaya yang redup maupun cukup terang. Padahal bila matahari sudah mulai muncul, sebenarnya tidak perlu lagi menyalakan lampu, sebab cahaya yang masuk ke dalam rumah sudah cukup menerangi ruangan.

Sadar atau tidak, hal ini akan membuat tagihan listrik membengkak karena arus listrik tetap berjalan saat arus listrik menyala. Daripada tagihan listrik membengkak, gunakan lampu saat diperlukan saja. Matikan lampu di siang hari atau setiap kali bepergian supaya lebih hemat energi.

2. Tidak Mencabut Colokan Listrik

Alat-alat dapur, seperti rice cooker, kulkas, dispenser, atau mesin pembuat kopi dan sebagainya menyebabkan tagihan listrik membengkak. Sebab, alat-alat dapur menyerap daya listrik yang cukup besar kalau dibiarkan menyala terus-menerus. Alangkah baiknya jika rice cooker, dispenser atau alat dapur lain dicabut colokan listriknya saat tidak digunakan lagi. Dengan begitu, setidaknya akan mengurangi tagihan listrik yang membengkak.

3. Buka Tutup Kulkas Setiap Saat

Sehabis belanja mingguan atau bulanan, kita sering menyimpan bahan makanan di kulkas supaya kondisinya tetap segar dan awet. Kebiasaan membuka kulkas terlalu lama atau seringnya membuka kulkas akan membuat tagihan listrik membengkak.

Untuk itu, bila Anda ingin mengambil sesuatu dari kulkas, ambil semua yang diperlukan saat itu juga sekaligus agar mengurangi sering membuka dan menutup kulkas. Sehingga tagihan listrik pun tetap aman terkendali.

4. Menyalakan AC ke Suhu yang Terlalu Rendah

Pendingin ruangan atau AC menjadi penyebab utama pembengkakan tagihan listrik karena arus listrik yang dibutuhkan untuk AC lebih besar dibandingkan arus listrik alat rumah tangga lainnya. Satu unit AC membutuhkan arus 800 watt, bahkan ada yang mencapai 1000 watt. Bisa dibayangkan kalau rumah Anda memiliki 2 unit AC, maka watt yang disedot pun akan semakin besar, tagihan untuk membayar AC pun semakin besar.

Agar tagihan listrik tidak membengkak, tak ada salahnya gunakan AC saat benar-benar dibutuhkan saja. Pastikan tetapkan suhu normal yaitu 22 derajat Celsius. Dengan penyetelan yang tepat, arus listrik yang dipakai pun lebih sedikit. Sedangkan penyetelan di bawah suhu 22 derajat Celcius atau semakin rendah akan membuat mesin AC bekerja lebih keras untuk menyejukkan suhu ruangan.

5. Pemakaian Lampu Pijar Bukan Lampu LED

Satu unit rumah biasanya dilengkapi dengan 6 buah lampu pijar, bahkan bisa lebih untuk memberikan penerangan maksimal di setiap sudut rumah. Penggunaan lampu pijar membuat tagihan listrik membengkak karena arus listrik yang dipakai lebih besar. Supaya lebih hemat, gantilah lampu pijar dengan lampu LED yang bisa menghemat listrik sampai 90% persen. Intensitas cahaya lampu LED juga tidak kalah terangnya dengan lampu pijar. Anda bisa mendapatkan lampu LED di toko listrik atau perabotan dengan harga yang cukup terjangkau juga.

Cara Cepat Wujudkan Mimpi Jadi Jutawan

Cara Cepat Jadi Jutawan – Banyak cara yang dilakukan orang untuk menjadi sukses dan kaya. Baik menggunakan cara yang kompetitif maupun cara yang dilarang oleh hukum.

1. Merancang Aggaran Keuangan

Anggaran keuangan berisi sekumpulan perkiraan terkait pembelajaan uang yang rutin dikeluarkan dalam kurun waktu tertentu, baik mulai dari harian hingga bulanan. Anggaran ini dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengelola keuangan agar tidak kebablasan saat menggunakan uang.

Anggaran keuangan yang baik harus mencakup semua jenis pengeluaran yang disusun secara terperinci. Tidak hanya pengeluaran membeli makanan saja, tapi juga untuk tagihan, tabungan, kesehatan dan sebagainya.

2. Mengurangi Gaya Hidup Modern

Gaya hidup yang terlalu tinggi bisa membuat Anda kelabakan saat ingin mengelola keuangan. Bagaimana tidak, keinginan selalu tampil menawan bak konglomerat tentu akan menghabiskan banyak biaya. Bila gaya hidup tidak segera dikurangi, penghasilan per bulan pun tidak akan cukup menutupi seluruh pengeluaran. Alhasil, terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup lainnya.

Kalau sudah begini, sampai tua sekalipun tidak akan pernah bisa menjadi jutawan. Oleh sebab itu, mulailah berlatih hidup sederhana. Pastikan, lebih mengutamakan kebutuhan pokok dibandingkan keinginan lainnya agar kondisi keuangan tetap stabil setiap saat.

3. Membuka Rekening Khusus Tabungan

Menabung dengan cara menyimpan uang tunai yang terlalu banyak di rumah sangat tidak dianjurkan. Kebiasaan ini tanpa disadari ataupun tidak akan membuat Anda lebih konsumtif saat berbelanja. Pisahkan rekening tabungan berdasarkan tujuan dan manfaat agar tidak kebablasan saat menghabiskan uang tersebut.

Alangkah baiknya jika uang tunai tersebut disimpan ke rekening yang dibuat khusus tabungan supaya lebih aman. Tabungan yang berada di rekening terpisah bisa diperuntukkan khusus masa tua nanti atau sebagai modal investasi. Sementara uang belanja bulanan bisa disimpan di rekening tabungan yang lain.

4. Bergabung di Investasi Saham

Menyisihkan penghasilan untuk berinvestasi saham tampaknya cukup bagus, khususnya dalam jangka panjang. Dividen atau keuntungan yang diperoleh bisa berkali-kali lipat dari jumlah nominal awal yang diinvestasikan. Hal tersebut memanglah sangat menggiurkan, tapi perlu lebih teliti saat mengelola investasi saham. Sebab, harga saham sangat fluktuatif sehingga sedikit berisiko bagi Anda yang tidak mampu mengelolanya.

Sebelum membeli saham, cari tahu jenis saham seperti apa yang diinginkan. Jangan sungkan bertanya kepada saudara atau rekan yang sudah berpengalaman terjun di dunia saham, atau bisa bertanya langsung kepada institusi terkait pengelola saham. Pastikan, pilihlah tempat pengelola saham yang terpercaya agar tidak menjadi korban investasi bodong yang kini banyak merugikan banyak orang.

5. Bergaul dengan Orang Sukses

Dikelilingi oleh orang sukses secara tidak langsung dapat mempengaruhi hidup Anda. Mulai dari gaya hidup, tingkat emosional, dan cara berpikir. Kisah hidup orang sukses juga bisa dijadikan sebagai motivasi sekaligus pembelajaran diri dalam membangun kesuksesan.

Bergaul dengan orang sukses bukanlah perkara yang sulit, hanya perlu lebih terbuka terhadap dunia dan hal-hal baru yang bersifat positif. Banyaknya orang sukses yang ditemui tentunya memiliki berbagai macam sifat dan sikap yang berbeda, maka belajarlah menghargai perbedaan agar mampu menerima kehadiran orang lain di dalam hidup demi meraih kesuksesan.

Baca juga KEUNTUNGAN ASURANSI SYARIAH

Cara Praktis Mengatasi Keuangan Yang Sedang Bokek

Mengatasi Keuangan Yang Sedang Bokek – Ketika sedang mengalami krisis keuangan, terdapat beberapa cara yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Tunda pengeluaran yang tidak diperlukan

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menunda pengeluaran yang dianggap tidak terlalu penting selama mungkin. Jika kamu merasa butuh mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu yang sebenarnya masih bisa ditunda, atau hal tersebut memang tidak terlalu penting atau tidak begitu diperlukan, sebaiknya tunda dulu pengeluaran tersebut.

Fokuslah untuk mempertahankan sisa uang kas yang kamu miliki saat ini selama mungkin, paling tidak hingga ada pemasukan lagi. Alokasikan sisa kas yang kamu punya tersebut untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan utama hingga tuntas.

Jual atau gadaikan aset tak terpakai

Hal yang kedua, pertimbangkan untuk menjual atau menggadaikan asetmu yang tidak terpakai. Misalnya kamu punya emas atau perhiasan yang tidak digunakan, kamu bisa gadaikan barang tersebut. Cek kembali juga barang-barang yang kamu punya, kalau kamu punya handphone atau tablet yang sudah tak terpakai lagi, daripada disimpan hingga harga jual kembalinya terus turun, kamu bisa jual barang tersebut.

Begitu pula dengan pakaian, buku-buku, atau barang lainnya yang kira-kira masih layak untuk dijual. Manfaatkan semua barang yang kamu miliki dan dapatkan uang kas dari sana. Meski tak seberapa, hasil penjualan barang tersebut bisa memberimu kas tambahan yang bermanfaat sebagai amunisi untuk bertahan hidup hingga gajian berikutnya.

Manfaatkan fasilitas kredit

Hal ketiga, tak ada salahnya untuk memanfaatkan fasilitas kredit, misalnya seperti kartu kredit, atau kredit tanpa kartu kredit. Jika kamu perlu membeli barang di toko dan mereka menerima pembayaran menggunakan fasilitas kredit sementara uang kas yang kamu miliki saat ini terbatas, manfaatkan dulu fasilitas kredit tersebut. Hal ini lebih disarankan daripada harus menggunakan sisa uang kas kamu.

Simpan sisa uangmu dengan baik, dan alokasikan dana tersebut untuk kebutuhan yang lebih mendesak misalnya bayar uang sekolah anak, atau bayar utang. Buat kamu yang belum punya kartu kredit, bisa saja coba untuk mengajukannya ke salah satu bank penerbit. Namun jika kamu tak mau melewati proses pengajuan kartu kredit konvensional yang memiliki banyak tahapan dan membutuhkan waktu lama, kamu bisa mengajukan kredit online tanpa kartu kredit melalui https: www.kredivo.com.

Kredivo memiliki teknologi penilaian riwayat kredit berdasarkan data-data digitalmu yang berbeda dari sistem BI Checking. Meski kamu tidak memiliki riwayat kredit sebelumnya, pengajuan kreditmu tetap memiliki kesempatan untuk diterima. Kredivo menawarkan dua opsi pembayaran, yaitu bayar tunai dalam 30 hari, dan cicilan tenor 3, 6, dan 12 bulan dengan bunga paling rendah dibanding perusahaan multi-finansial lainnya, yaitu 2,95% per bulan. Prosesnya serba online, mudah, dan cepat. Dan salah satu kelebihan Kredivo yang tidak dimiliki oleh perusahaan sejenis adalah kamu tidak perlu memberikan DP saat membeli barang dengan Kredivo.

Kamu tinggal download aplikasinya lalu ikuti instruksi pendaftaran sesuai dengan metode kredit yang dipilih. Tak perlu mengirimkan banyak dokumen dan melewati proses survei, karena semua proses verifikasi dilakukan oleh sistem yang canggih. Proses persetujuannya pun hanya memakan waktu maksimal 1 x 24 jam. Setelah di-approve, jumlah plafon kredit yang diberikan akan muncul langsung di bagian dashboard aplikasi.

Dengan adanya fasilitas Kredivo, kamu bisa membeli berbagai kebutuhan, mulai dari membeli pulsa, membayar tagihan listrik, mendaftar katering bulanan, hingga membeli barang impian seperti smartphone atau laptop, karena Kredivo sudah bekerja sama dengan lebih dari 200 e-commerce rekanan Kredivo seperti Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli, dan Shopee. Batas kredit maksimal yang bisa diperoleh juga besar, hingga mencapai Rp 20 juta, sehingga kamu bisa membeli beberapa barang kebutuhan sekaligus!