Bank UOB Buana

Bank UOB BuanaBank UOB Buana atau dahulu bernama Bank UOB Indonesia adalah sebuah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank ini awalnya bernama "Bank Buana Indonesia" dan didirikan pada tahun 1956 di Jakarta.

Pada 1965, Bank Buana diakuisisi oleh kemitraan dari lima perusahaan industri. Kemudian, pada 1972 Bank Buana merger dengan PT Bank Pembinaan Nasional, di Bandung. Kemudian, pada 1975 Bank Buana merger dengan PT Bank Aman Makmur, di Jakarta. Bank Buana mendapatkan izin sebagai bank devisa pada 1976.

Bank Buana go public dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2000.

Perusahaan ini mengalami perubahan nama menjadi "Bank UOB Buana" pada tahun 2008 karena saham mayoritasnya dibeli oleh UOB, sebuah perusahaan perbankan dari Singapura. Dengan kepemilikan saham mayoritas yang beralih kepada UOB maka perusahaan yang semula terdaftar di Bursa Efek Indonesia ini mengajukan voluntary delisting dan go privat pada tahun 2008.

Kemudian pada 2010, UOB Indonesia merger dengan UOB Buana berdasarkan surat persetujuan Bank Indonesia Np. 12/45/KEP.GBI/2010 pada tanggal 10 Juni 2010. Pada tahun 2011, Bank UOB Buana resmi berganti nama menjadi Bank UOB Indonesia.

Awal Mula dan Sejarah berdirinya Bank UOB Buana : 

  • 1956: PT Bank Buana Indonesia didirikan di Jakarta.
  • 1972: PT Bank Buana Indonesia mengakuisisi PT Bank Pembinaan Nasional, di Bandung.
  • 1974: PT Bank Buana Indonesia mengakuisisi PT Bank Kesejahteraan Masyarakat, di Semarang.
  • 1975: PT Bank Buana Indonesia mengakuisisi PT Bank Aman Makmur, di Jakarta.
  • 1976: PT Bank Buana Indonesia meraih peringkat sebagai Bank kategori "A" dari Bank Indonesia
  • 2000: Penawaran umum perdana dan pencatatan saham Bank pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
  • 2003: Bergabungnya International Finance Corporation (IFC), anak perusahaan World Bank sebagai pemegang saham asing pertama melalui Penawaran Umum terbatas II
  • 2004: UOB International Investment Private Limited (UOBII) menjadi pemegang saham terbesar kedua seteah PT Sari Dasa Karsa, Bank juga melakukan penerbitan obligasi Subordinasi I
  • 2005: IFC melepas seluruh kepemilikan saham pada Bank. UOB International Investment Private Limited (UOBII) menjadi pemegang saham utama Bank.
  • 2007: Perubahan nama Bank dari PT Bank Buana International Tbk menjadi PT Bank UOB Buana Tbk.
  • 2008: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui perubahan status Bank menjadi perusahaan tertutup. Kepemilikan saham UOBII meningkat menjadi 98,997% melalui tender offer terhadap saham-saham publik dan penghapusan pencatatan saham Bank dari Bursa Efek Indonesia (delisting).
  • 2010: PT Bank UOB Indonesia melakukan penggabungan usaha ke dalam PT Bank UOB Buana.
  • 2011: Perubahan nama Bank menjadi PT Bank UOB Indonesia

Produk dan Layanan yang ditawarkan kepada masyarakat

  • UOB Current Account IDR
  • UOB Current Account-Foreign Currency
  • UOB Valas Produktif
  • UOB Valas Produktif
  • UOB Deposito
  • UOB Plus Account
  • UOB Rupiah Saving
  • UOB Gold Account
  • UOB High Yield Account
  • TabunganKu
  • UOB Saving Plan
  • UOB Debit Card
  • ATM UOB
  • Kartu Kredit
  • KPR UOB
  • Kiriman Uang
  • Jual Beli Valuta Asing
  • Safe Deposit Box
  • Pembayaran Tagihan dan Pajak
  • Kredit Investasi
  • Kredit Modal Kerja
  • Kredit Ekspor Impor
  • Bank Garansi
  • Privilege Banking

Berikut Alamat dari Kantor Bank UOB Buana, Tbk :

Kantor Pusat Bank UON Buana

UOB PLAZA
Jl. M.H Thamrin No. 10-11
jakarta 10230
Telp : (021) 23506000
Fax : (021) 29936632
Website www.iob.co.id

Selain Kantor pusat yang ada di Jakarta. Bank UOB Buana juga mempunyai Kantor cabang untuk setiap provinsi yang ada di Indonesia dan memiliki berpuluh ribu kantor cabang pembantu yang tersebar di setiap kota, kecamatan, dan kabupaten yang ada di Indonesia.

Baca Juga : 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *